Siapa yang tak mengenal Bill Gates? Semua orang di dunia tahu bahwa Pendiri Microsoft itu adalah orang terkaya sedunia, yang memiliki kekayaan selangit. Yang menarik dari Bill Gates adalah dia tak pernah memiliki ijazah universitas dikarenakan drop out alias DO dari kampusnya di Universitas Harvard. Meski demikian, hal ini tak menghalanginya untuk menjadi orang terkaya sedunia.

Begitu pula dengan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, yang juga DO dari kampusnya. Namun dia juga tetap menjadi salah satu orang terkaya sedunia.

Dari kasus dua orang tersebut, apakah gelar akademik menjadi kurang penting, karena tanpa gelar orang juga bisa sukses? Welin Kusuma, pria peraih gelar akademik terbanyak di Indonesia, memiliki jawabannya sendiri. Dalam wawancara khusus dengan jadiBerita.com, Welin mengatakan, gelar akademik itu penting, tapi bukan segalanya.

Welin Kusuma (Facebook)

“Gelar tidak menjamin seorang sukses berkarir, tapi dengan memiliki pendidikan dan pengetahuan yang cukup dapat membantu kesuksesan dalam berkarier. Khususnya untuk profesi tertentu, seperti dokter, pengacara, akuntan, konsultan pajak dan sebagainya, lulus sarjana adalah wajib karena merupakan persyaratan utama,” jelasnya.

Welin juga memberikan pendapatnya soal Bill Gates dan Mark Zuckerberg yang bisa sukses meski tak mengantongi ijazah kuliah. “Bill Gates dan Mark Zuckerberg walaupun DO dari kampus bisa berhasil karena mereka memiliki visi, passion, dan kerja keras yang tinggi. Sedangkan kita, apakah kita punya visi, passion dan kerja keras setinggi Bill Gates dan Mark Zuckerberg sehingga berani memutuskan untuk DO? Jawabannya belum tentu,” katanya.

Welin mengungkapkan bahwa justru lebih banyak orang sukses yang lulus dan berpendidikan tinggi, dibandingkan dengan orang sukses yang DO. “Pertanyaannya, apakah semua orang yang drop out kuliah itu sukses? Tentu tidak. Jauh lebih banyak orang drop out yang tidak berhasil dibandingkan dengan yang sukses,” ungkapnya.

“Berdasarkan data statistik, jauh lebih banyak pengusaha sukses di dunia yang lulus dan berpendidikan tinggi dibandingkan dengan yang DO atau tidak kuliah. Dari 10 daftar orang terkaya di dunia versi majalah Forbes tahun 2017, terdapat 6 orang yang lulusan perguruan tinggi sedangkan 4 orang yang DO atau tidak kuliah. Kalau menggunakan data yang lebih besar, dari daftar 400 orang terkaya di dunia 85% lulus kuliah dan hanya 15% yang DO atau tidak kuliah,” jelasnya.

Welin Kusuma (Facebook)

Welin pun memberikan kesimpulan terkait hubungan antara pendidikan tinggi dengan peluang untuk sukses. “Jadi kesimpulannya dengan lulus pendidikan tinggi dapat meningkatkan peluang untuk sukses karena kita dilatih untuk mandiri, tidak mudah menyerah, mendapatkan pengetahuan dan juga menambah network dari teman-teman kuliah. Terutama era kompetisi saat ini, dengan memiliki pendidikan dan pengetahuan tinggi dapat meningkatkan kemampuan untuk bersaing. Menurut saya malah akan lebih berhasil kalau kita sukses dalam usaha atau pekerjaan dengan sekaligus meraih kesuksesan pendidikan akademik,” tutupnya.

Atas pencapaiannya dalam bidang akademik, Museum Rekor Indonesia (MURI) mengganjarnya sebagai pemegang rekor peraih gelar multidisiplin terbanyak di Indonesia di tahun 2012 silam. Saat mendapat rekor MURI tersebut, Welin masih berusia 31 tahun dan ‘baru’ mendapat 18 gelar akademik. Welin pun boleh dibilang memecahkan rekornya sendiri saat ini, karena ia telah menambah deretan gelar akademiknya hingga mencapai 29 gelar.

Berikut ini adalah daftar semua gelar akademik yang berhasil diraih Welin Kusuma hingga saat ini, yang terdiri dari 11 gelar S1, 3 gelar S2, dan 15 gelar profesi.

Gelar S1:
1. Sarjana Teknik/S.T.
2. Sarjana Ekonomi/S.E
3. Sarjana Sosial/S.Sos
4. Sarjana Hukum/S.H
5. Sarjana Komputer/S.Kom
6. Sarjana Sastra/S.S
7. Sarjana Administrasi Publik/S.AP
8. Sarjana Statistika/S.Stat
9. Sarjana Akuntansi/S.Akt
10. Sarjana Ilmu Komunikasi/S.I.Kom
11. Sarjana Ilmu Pemerintahan/S.IP

Gelar S2:
12. Magister Teknik/M.T.
13. Magister Sains Manajemen/M.SM.
14. Magister Kenotariatan/M.Kn.

Gelar profesi:
15. Registered Financial Planner Indonesia
16. Certified Professional in Brand Development
17. Certified Professional in Product Management
18. Certified Financial Planner
19. Affiliate Wealth Manager
20. Bersertifikat Konsultan Pajak
21. Qualified Wealth Planner
22. Certified Professional Human Resources
23. Indonesia Certified Professional Marketer
24. Associate Estate Planning Practitioner
25. Certified Behavioral Analyst
26. Certified Management Accountant
27. Certified Professional Management Accountant
28. Certified International Business Analyst
29. Certified Business Valuer

(tom/rei)