George Clooney Garap Film Tentang Skandal Media Inggris


George Clooney

George Clooney siap kembali duduk di bangku sutradara untuk film terbarunya, â??Hack Attackâ?. Film ini diadaptasi dari buku karya jurnalis Nick Davies yang juga berjudul â??Hack Attack: The Inside Story of How the Truth Caught Up With Rupert Murdochâ?.

Buku ini merupakan hasil investigasi Nick atas skandal penyadapan telepon yang dilakukan kerajaan media Inggris, News of the World, milik Rupert Murdoch. Nick menunjukkan bahwa para reporter yang bekerja di sana menyadap telepon para selebriti, pejabat, hingga narasumber dari masyarakat biasa demi mendapatkan berita.

Atas hasil investigasinya, News of the World pun akhirnya tutup pada tahun 2011 setelah beroperasi selama 168 tahun. Pemimpin redaksinya, Rebekah Brooks, dan Redaktur Pelaksana, Neil Wallis, juga ditahan bersama 10 pegawai lain.

George sendiri berencana menyajikan seluruh elemen skandal tersebut ke dalam film ini. Ia juga mengaku bangga bisa menuangkan buku ini menjadi film.

â??Film ini akan menyajikan semua kebohongan, korupsi, pemerasan yang terjadi di level tertinggi pemerintahan oleh harian terbesar di London. Dan fakta bahwa ini memang terjadi adalah bagian terbaiknya. Nick sangat berani dan keras kepala sehingga kami merasa bahwa bisa mengangkat bukunya menjadi sebuah film adalah kehormatan bagi kami,â? ujar George seperti dilansir dari Aceshowbiz, Jumat (5/9/2014).

George Gloony akan memproduksi film ini lewat perusahaan fimnya , Smokehouse, bersama Grant Heslov. Proses pengambilan gambarnya dijadwalkan dimulai tahun depan. Michael De Luca, presiden produksi Columbi Pictures yang akan mengawasi proyek ini mengatakan bahwa George memang tertarik dengan hal-hal yang berbau jurnalistik.

â??Sebagai putra seorang jurnalis, George sangat tertarik untuk mengangkat peranan jurnalisme di seluruh kehidupan kita, baik sisi positifnya seperti di â??Good Night and Good Luckâ?? atau sisi negatifnya. Dengan â??Hack Attackâ??, George akan mengeksplorasi sisi gelap dunia bisnis dimana aturan jurnalisme dihancurkan hanya demi mendapat keuntungan semata,â? tuturnya. (nrl)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
60
Love
OMG OMG
50
OMG
Yaelah Yaelah
80
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
70
Keren Nih
Ngakak Ngakak
100
Ngakak