5 Sejarah Logo Band Legendaris yang Ikonik

Para penyuka musik dari berbagai aliran, tentu senang mengoleksi merchandise dari band favorit mereka. Mulai dari kaos, pin, jaket, topi, sampai hal sekecil stiker. Setidaknya hal-hal seperti ini bisa mendukung rasa percaya diri kamu saat ada di tengah-tengah tongkrongan.

Dalam merchandise tentu ada logo di dalamnya. Logo merupakan identitas paling ikonik dan menjadi daya tarik. Logo tak hanya harus merchandise-able, tapi tentu ada sesuatu menarik di dalamnya yang menjadi ‘kekuatan’ band tersebut.

Namun sayangnya, kebanyakan para pecinta musik hanya menganggap logo hanyalah sekedar logo. Nah, daripada dibilang anak muda yang terjebak tren, setidaknya kamu juga perlu tahu maksud dari logo band-band tersohor yang ada di kaosmu.

Nirvana

latest?cb=20130412204553
wikia.nocookie.net

Nirvana smiley face memang menjadi logo paling ikonik sepanjang masa. Logo band Kurt Cobain cs yang kental dengan warna background hitam dan smiley face berwarna kuning ini pasti mudah diingat oleh siapa pun.

Logo ini pun punya sejarah unik di dalamnya.¬†Nirvana Smile Face terinspirasi dari sebuah tenda besar strip club bernama Lusty Lady. Di bawah tenda itu terlihat wajah smiley yang linglung tepat bersebelahan dengan kalimat ‘Have An Erotic Day‘ yang digambar oleh Kurt Cobain. Logo ini muncul pertama kali dalam bentuk flyer dalam acara release party untuk NEVERMIND di tahun 1991.

Rolling Stone

TheRollingStones logo
rollingstone.com

Logo dengan mulut berwarna merah terang sambil menjulurkan lidah milik Rolling Stones sepertinya sangat ikonik. Semua orang awam sekalipun tau, jika logo itu milik Rolling Stones tanpa tau siapa dan apa Rolling Stone itu. Logo milik Rolling Stones sendiri merupakan salah satu logo paling ikonik dari pop-culture. Logo tersebut diciptakan oleh seorang seniman Inggris, John Pasche.

Sejarah di dalamnya pun cukup unik. Kebanyakan orang menganggap kalau logo tersebut menjadi representasi dari mulut Mick Jagger, sang vokalis yang namanya amat melegenda. Namun tak hanya demikian, sebab logo ikonik tersebut sebenarnya terinspirasi dari salah satu Dewi umat Hindu, Kali.

Queen

queen logo da banda wallpaper 16776
royaltalks.com

Queen band Brit-rock legendaris punya desain logo yang amat keren. Logo yang didesain sendiri oleh Freddie Mercury ini sesungguhnya merepresentasikan zodiak masing-masing personel Queen.

Dua ekor singa yang mengapit huruf ‘Q’ adalah zodiak milik John Deacon dan Roger Taylor. Di atas huruf ‘Q’ tersebut ada kepiting besar yang menjadi milik Brian May. Sedangkan tepat di bawah semuanya ada 2 peri yang menjadi perlambang zodiak Virgo dan mengarah pada Freddie Mercury. Sedangkan burung Phoenix di atasnya merupakan gambar tambahan dari Freddie yang sempat mengambil jurusan seni di bangku kuliahnya.

Misfits

Misfits Skull
www.thegov.com

Misfits jadi band horor-punk legendaris yang pernah ada. Musiknya tentu sudah ada dalam playlist para penikmat musik punk. Tak hanya itu saja, logo tengkorak Misfits jadi salah satu hal yang paling ikonik, bahkan sering digunakan dalam desain merchandise sejumlah clothing line.

Sejarah di balik logo yang digagas oleh pendiri band Misfits, Glenn Danzig, ini pun menarik untuk disimak. Logo ini muncul pertama kali untuk single mereka yang berjudul Horror Business. Rupanya logo ini terinspirasi dari wajah para perampok makam dalam sebuah film serial yang berjudul The Crimson Ghost pada tahun 1946.

Danzig sendiri tidak menyangka kalau logo band itu bisa sangat ikonik dan identik dengan Misfits. Meski begitu, logo ini cukup merepresentasikan semua hal tentang Misfits dan kemudian diadaptasi sebagai signature image mereka.

Slank

slank anakmami
slank

Slank jadi band legendaris di Indonesia. Logo kupu-kupu dan jargon piss (peace), amat melekat dalam diri mereka. Kelompok musik yang mempunyai fans fanatik di atas 10 persen rakyat Indonesia ini mempunyai Logo yang sangat khas. Bagi Slankers logo tersebut telah menjadi atribut wajib mereka.

Ternyata ada sejarah unik di dalamnya. Logo ini pertama kali dibuat tahun 1989 oleh Kaka dibantu Boedi Soesatio seorang desainer yang juga pembuat sampul kaset milik Slank. Mereka memilih kupu-kupu lantaran binatang ini melakukan pertumbuhan yang unik, berasal dari kepompong, berubah jadi ulat dan kemudian menjadi kupu-kupu. Tak hanya itu saja, kupu-kupu akan terbang bebas dan hinggap di tempat yang indah, tak seperti lalat yang hinggap di tempat yang jorok.

Trending

close