Kacamata kepo (twitter.com)

Know every particular object atau yang lebih dikenal dengan kata â??kepoâ?? sebenarnya berasal dari kata kaypoh, bahasa Hokkien (bahasa yang digunakan oleh komunitas Tionghoa di Medan, Pekanbaru, dan Palembang) yang berarti ingin tahu namun dalam konteks positif. Saat ini, sikap kepo seringkali dianggap menggangu oleh sebagian orang. Namun, sebenarnya kepo juga memiliki manfaat luar biasa lho bagi psikis dan otak seseorang, selama kepo tersebut dalam konteks yang tepat dan positif. Berikut ini JadiBerita akan informasikan buatmu apa saja manfaat kepo:

1. Bahagia

Para traveller akan bahagia jika sudah mengunjungi tempat yang belum pernah ia jamah (tnooz.com)

Psikolog Todd Kashdan menjelaskan bahwa saat kita merasa penasaran, kita rela meninggalkan rutinitas dan mengambil resiko, walau nantinya akan timbul rasa gelisah dan tidak nyaman. Para penjelajah yang selalu merasa penasaran merasa nyaman dengan resiko yang dihadapinya saat mencoba tantangan baru. Alih-alih ngotot untuk menguasai dunianya sendiri, seorang penjelajah akan memandang hidup sebagai misteri yang diungkap, dipelajari, dan dikembangkan,” papar Todd. Ia juga menambahkan bahwa rasa penasaran meningkatkan kebahagiaan seseorang beberapa derajat.

2. Memperkuat hubungan

Dengan tahu banyak hal hubungan sosialmu lebih erat (visualphotos.com)

“Orang-orang yang memiliki rasa ingin tahu sering dianggap sebagai pendengar yang baik dan cakap berbicara. Pada awal hubungan, kita cenderung berbicara tentang minat atau hobi kita. Satu alasan untuk ini ialah, orang cenderung sama-sama “memiliki banyak ketertarikan” yang menarik dan untuk banyak alasan. Orang yang memiliki rasa ingin tahu cenderung membawa kesenangan dan kebaruan dalam hubungan,” ujar Ben Dwan, Ph.D. dari Universitas Pennsylvania.

Semakin banyak yang ia ingin tahu, maka benar-benar semakin banyaklah yang ia tahu. Dengan begitu, ia memiliki daya tarik tersendiri untuk memulai dan memperkuat hubungan sosialnya.

3. Otak terlindungi

TTS membuatmu mencari tahu jawaban yang paling tepat (uanews.org)

Mengisi teka-teki silang dapat mencegah timbulnya penyakit Alzheimer, hal ini disebabkan karena mengisi teka-teki silang dapat memunculkan rasa penasaran untuk menemukan jawaban yang tepat. “Jika seseorang dapat terus aktif dan terstimulasi secara intelektual, ia akan terlindung dari dementia di usia lanjut. Menjaga agar mental tetap aktif sangat baik bagi kesehatan otak Anda,” ujar David Knopman, professor neurologi dari Mayo Clinic Rochester, Minnesota, AS, seperti dilansir Bloomberg.

4. Meminimalisir rasa cemas

Cari tahu banyak hal untuk menimalisir kesalahan (peak10.com)

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan psikolog, Todd Kashdan dalam Journal of Anxiety Disorders, orang-orang yang menderita kecemasan sosial dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi mungkin lebih cenderung terlibat dalam perilaku yang menghindari konflik. Ini berarti, setiap kali kamu akan menghadapi hari-hari besar dan baru seperti masuk ke dalam jenjang pendidikan yang lebih tinggi, pertama kali interview pekerjaan, pertama kali bertemu dengan orangtua si doi, ada baiknya kamu mencari tahu lebih dalam lagi mengenai hal tersebut agar kamu mampu mempersiapkan dirimu dengan maksimal dan meminimalisir rasa cemas bahwa kamu akan melakukan kesalahan.

5. Lebih mudah dalam belajar

Belajar jadi lebih menyenangkan (fit.edu)

“Carilah cara untuk menghubungkan sesuatu yang tak menarik yang harus kau pelajari dengan sesuatu yang membuatmu tertarik dan membuat rasa ingin tahumu muncul,” ujar Lifehacker seperti dilansir Huffington Post. Hal itu berarti, sebelum memulai belajar sebaiknya kamu melakukan aktivitas yang mendorong rasa penasaranmu setelah itu, ketika kamu belajar otak akan lebih mudah menyerap pelajaran.

(anb)