Pada zaman dahulu kala, sebelum komputer ditemukan. Manusia membuat film animasi dengan menggambar tokoh-tokohnya di kertas putih kosong. Bak tongkat sihir, tangan-tangan terampil para animator sukses menghidupkan cerita dongeng dengan gambar-gambar indah.

Walt Disney dianggap sebagai pelopor seni animasi yang menyajikan karakter mulai dari Miki Tikus, Donal Bebek, Paman Gober, dan lain-lain. Selain tokoh-tokoh kartun nan lucu itu, Disney juga menyuguhkan film-film animasi panjang  hasil kreasi keajaiban tangan-tangan animatornya. Berikut 5 film animasi tradisional Disney terbaik. (nha)

1. The Little Mermaid, 1989

The Little Mermaid
The Little Mermaid

Walt Disney menggali dongeng klasik Barat dan menemukan kisah putri duyung karya Hans Christian Andersen untuk ditafsir ulang, diceritakan kembali bagi penonton generasi sekarang. Hasilnya, Disney menemukan formula klasik yang kemudian jadi pegangannya selama betahun-tahun untuk membuat film animasi dengan cerita dongeng yang ringan, paduan desain klasik dan kontemporer, serta sajian lagu-lagu pop yang bakal disuka semua usia, tua dan muda.

2. Cinderella, 1950

Cinderella, 1950
Cinderella, 1950

Cinderella berkisah tentang anak tiri yang disiksa ibu dan saudara tirinya. Kemudian datang ke pesta dansa bertemu sang pangeran, lalu meninggalkan sepatu kacanya. Lebih dari 60 tahun, Cinderalla versi Disney telah mengisi narasi warga bumi atas kisah klasik itu di setiap generasi.

3. Pinocchio, 1940

Pinocchio, 1940
Pinocchio, 1940

Film Pinocchio adalah sebuah kisah pencarian jati diri. Kita mengikuti petualangan akbar Pinocchio, sesosok boneka kayu ingin menjadi manusia. Ia bertemu jangkrik, diculik, dimakan ikan paus, hingga bertemu peri baik hati. Siapa yang tak ingat pesan moral film ini untuk jangan berbohong (kalau berbohong, hidungmu akan memanjang), atau anak-anak nakal yang bernasib jadi keledai. Hebatnya Disney, segala pesan moral itu tak terasa menggurui.

4. Beauty and the Beast, 1991

Beauty and the Beast, 1991
Beauty and the Beast, 1991

Animasi terbaik ini mengangkat sosok Belle, perempuan mandiri (banyak yang menganggapnya karakter feminis). Belle rela berkorban menggantikan ayahnya yang disandera makhluk buas. Belle juga kemudian juga memenangkan hati sang makhluk buas itu dan mengubahnya jadi pangeran tampan.

5. The Lion King, 1994

The Lion King, 1994
The Lion King, 1994

The Lion King adalah animasi dengan kualitas layaknya film epik. Bahkan ada nuansa tragedi Shakespeare di dalamnya. Seekor singa pewaris tahta disalahkan atas kematian ayahnya. Lalu pamannya yang jahat sesungguhnya yang menyebabkan kematian itu ingin mengambil alih kekuasaan. Sang singa kemudian terusir dan hidup bebas hingga ia harus kembali lagi merebut tahtanya dan menemui takdirnya sebagai penguasa rimba. (nha)