Kena Seleksi Alam (christianreview.ca)

Jangan salah guys, seleksi alam tidak hanya terjadi pada ekosistem lingkungan yang biasanya mengintai flora dan fauna sebagai korbannya karena tidak mampu bertahan dihabitatnya. Seleksi alam juga berlaku bagi kehidupan manusia loh guys. Ya, berlaku bagi kamu, dia, aku dan kita semua. Mereka yang terkena seleksi alam biasanya mengalami diskriminasi dan merasa diasingkan oleh lingkungannya. Tentunya kamu nggak mau dong hal itu terjadi padamu. Agar nggak kena â??seleksi alamâ?? sebaiknya kamu menghindari hal-hal ini guys:

1. Jangan egois

Namanya diskusi, ya bicarakan kepentingan bersama (renewmaitland.com)

Sebagai manusia yang dewasa dan bijak, kamu harus bisa mengontrol dirimu untuk bisa menyesuaikan apa yang kamu kehendaki dengan keadaan yang terjadi sesungguhnya. Kalau misalnya suatu hari kamu tengah berada di dalam kelompok diskusi, kamu ngotot untuk mempertahankan alasanmu yang sebenarnya hanya menguntungkan dirimu, otomatis teman-temanmu akan mengecapmu sebagai orang yang egois. Apalagi kamu melakukannya tidak hanya satu atau dua kali. Bisa-bisa mereka tidak akan melibatkanmu lagi dalam segala urusan diskusi mereka, karena tidak ingin berdebat dengan orang yang egois.

2. Jangan pelit

Jangan pelit, yuk berbagi (blogspot.com)

Dalam bergaul, kamu sebenarnya perlu modal guys. Kamu nggak bisa terus menerus mengandalkan temanmu untuk jajan ketika sedang hangout. Irit sih boleh, tapi bukan berarti harus pelit guys. Kalau begitu terus, kamu bisa-bisa tidak diajak nongkrong bareng lagi karena nggak pernah modal.

3. Jangan suka flashback

Suka mengungkit masa lalu itu menyebalkan loh (wikihow.com)

Salah satu sifat yang menjengkelkan bagi orang lain adalah ketika kamu sering membahas atau mengungkit sesuatu yang telah lampau. Baik mengungkit kesalahannya atau pun mengungkit kebaikanmu. Jalani saja apa yang sudah ada, jangan terus membuat temanmu merasa bersalah dan menengok ke belakang. Kalau kamu begitu terus, kamu nggak akan menjadi teman yang asik dan seru bagi mereka.

4. Jangan suka bohong

Hayoloh, hidungnya panjang seperti pinokio kalau sering bohong (deviantart.net)

Kalau yang satu ini sudah pasti tidak ada satu orangpun yang menyukainya. Kamu terus memutar-mutarkan fakta dan sering berbohong untuk menutupi kebohonganmu yang lain. Suka bohong juga bisa disamakan dengan banyak alasan. Semisal kamu diajak hangout tapi kamu beralasan ini dan itu dan berjanji kamu akan menyusul tapi kenyataannya kamu nggak datang.

(anb)